Jumat, 22 Februari 2013

Ekonomi Makro dan Ekonomi Mikro


Secara umum, ilmu ekonomi dipisahkan menjadi 2 yaitu ekonomi makro dan ekonomi mikro. Kedua ilmu ekonomi ini dapat dibedakan dari pengertian dan ruang lingkupnya. 
Ekonomi makro mempelajari dan mengkaji variabel-variabel ekonomi secara agregat atau menyeluruh yang memberikan dampak terhadap keputusan yang harus diambil oleh pemerintah, seperti : pendapatan nasional, peluang kerja atau pengangguran, jumlah uang yang beredar di masyarakat, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi  maupun neraca pembayaran internasional. Ekonomi makro melakukan analisis terhadap seluruh keadaan dari kegiatan perekonomian. Ekonomi makro tidak membahas kegiatan yang dilakukan oleh seorang produsen, konsumen ataupun seorang pemilik faktor produksi, tetapi pada keseluruhan tindakan para konsumen, para pengusaha, pemerintah, lembaga keuangan dan negara lain serta tindakan-tindakan yang berpengaruh terhadap perekonomian secara keseluruhan. Hal-hal yang menjadi pokok bahasan pada ekonomi makro diantaranya :
a.       Pendapatan nasional, yaitu pendapatan secara menyeluruh yang didapatkan oleh suatu negara.
b.      Kesempatan kerja, yaitu hal mengenai kondisi ketenagakerjaan yang bertujuan untuk meningkatkan kesempatan kerja serta dapat mengurangi angka pengangguran.
c.       Stabilitas harga, yaitu tindakan-tindakan yang dapat mencegah lonjakan harga yang terlalu tajam atau ekstrem dimana hal ini dapat mengakibatkan inefisiensi dalam perekonomian.
d.      Perdagangan internasional, yaitu keadaan dimana terjadi perdagangan antar negara baik berupa kegiatan ekspor maupun impor yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan pertumbuhan perekonomian nasional.
Sedangkan ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam ruang lingkup yang lebih kecil seperti dalam perusahaan atau rumah tangga. Ekonomi mikro juga mempelajari cara menentukan keputusan dan tindakan yang dapat mempengaruhi penawaran serta permintaan atas barang dan jasa, dimana hal ini akan mementukan harga. Ruang lingkup ekonomi mikro adalah produsen dan konsumen. Produsen dan konsumen ini adalah rumah tangga keluarga, masyarakat, atau perusahaan. Teori ekonomi mikro dikembangkan sekitar abad ke-18 dan abad ke-19 oleh beberapa ahli ekonomi klasik. Diantaranya adalah Adam Smith. Para ahli ekonomi menyusun teori ekonomi mikro menggunakan beberapa anggapan dasar, yaitu :
1.      Setiap subjek ekonomi umumnya selalu bertindak ekonomis rasional.
2.      Setiap subjek ekonomi memiliki informasi yang lengkap atas berbagai macam peristiwa yang terjadi di pasar.
3.      Tingkat mobilitas yang tingi, sehingga para subjek ekonomi dapat segera beradaptasi atau mengadakan penyesuaian terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di pasar.
Dengan anggapan-anggapan di atas, para ahli ekonomi klasik memiliki keyakinan bahwa kegiatan ekonomi akan berkembang terus menerus secara efisien, pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat dan kesempatan kerja akan tercipta.
Seiring dengan perkembangan zaman, permasalahan ekonomi mikro mulai bermunculan. Tidak semua masalah dapat diselesaikan dengan mekanisme pasar. Hal ini sering disebut dengan kegagalan pasar (market failure). Hal-hal yang menjadi pokok bahasan pada ekonomi mikro diantaranya :
a.       Teori harga, membahas tentang proses penentuan harga yang dipengaruhi oleh interaksi antara penawaran dan permintaan terhadap suatu barang dan jas dalam suatu pasar. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan permintaan dan penawaran, hubungan antara harga permintaan dan penawaran, bentuk-bentuk pasar dan sebagainya.
b.      Teori produksi, menganalisa menganai biaya produksi, tingkat produksi yang paling menguntungkan produsen serta kombinasi faktor-faktor produksi yang harus dipilih oleh produsen agar tujuan untuk mencapai laba maksimum.
c.       Teori distribusi, membahas mengenai faktor-faktor yang menentukan tingkat upah tenaga kerja, tingkat bunga yang harus dibayar karena penggunaan modal dan tingkat keuntungan yang didapatkan oleh para pengusaha.



Referensi :

23 komentar:

  1. Dalam lingkup ekonomi mikro, sistem mekanisme yang bagaimana jikalh seorang produsen mengalami kegagalan dalam persaingan pasar............
    mohon di jelaskan gan.. thanks


    by. mahfud

    BalasHapus
    Balasan
    1. Contoh kegagalan pasar (market failure) seperti pengadaan barang publik atau barang yang digunakan secara bersama, misalnya jalan raya. Produsen dalam hal ini kontraktor tentu tidak akan membangun jalan raya secara gratis. Maka untuk menutupi biaya pembangunan jalan raya diambil alih oleh pemerintah dengan menggunakan dana APBN
      Demikian saudara mahfud, semoga terpuaskan
      Salam

      Hapus
  2. Apa keterkaitan antara ekonomi mikro dengan masalah masalah ekonomi yang tergolong dalam ekonomi makro?trims>>


    BalasHapus
    Balasan
    1. Contoh sederhana mengenai keterkaitan ekonomi mikro dan ekonomi makro seperti jika perusahaan-perusahaan yang ada di suatu negara menaikkan jumlah produksi barang dan jasa maka secara agregat akan meningkatkan pendapatan domestik bruto (PDB) negara tersebut, maka dengan demikian hal tersebut berpengaruh terhadap perekonomian secara makro

      Hapus
  3. secara umum ekonomi mikro akan bisa menjadi ekonomi makro,,apakah bisa ekonomi makro yang besar menjadi ekonomi mikro yg kecil?
    thx

    wildan

    BalasHapus
    Balasan
    1. secara fundamental ekonomi makro dan ekonomi mikro adalah 2 hal yang berbeda

      Hapus
  4. menurut anda permasalahan yang dihadapi diekonomi mikro apakah juga berdampak terhadap ekonomi makro, begitu juga sebaliknya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Permasalahan yang ada pada ekonomi mikro berpengaruh pada perekonomian secara makro, misalkan ketika perusahaan-perusahaan yang ada di suatu negara mengurangi produksi atau memindahkan pabriknya ke negara lain, tentunya secara agregat akan menurunkan pendapatan domestik bruto (PDB) negara tersebut.
      Sebaliknya jika pemerintah salah dalm mengambil kebijakan terkait inflasi misalnya, bisa juga berakibat pada rendahnya daya beli masyarakat sehingga produk yang dihasilkan pabrik-pabrik menjadi turun harga-nya.

      Hapus
  5. tolong berikan contoh permasalahan pada ekonomi makro dan cara penyelesaiannya! trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beberapa masalah makro ekonomi yang sering dihadapi suatu negara diantaranya :
      1. Masalah pertumbuhan ekonomi
      Permasalahan ini dapat diminimalisir dengan meningkatkan jumlah barang dan jasa seiring meningkatnya jumlah investasi, bertambahnya jumlah dan kemampuan tenaga kerja
      2. Kestabilan kegiatan ekonomi
      Kestabilan kegiatan ekonomi bisa diatasi dengan jalan mengendalikan laju inflasi, tingkat pengangguran, dll
      3. Tingkat pengangguran dan inflasi
      Hal ini dapat diatasi dengan beberapa kebijakan pemerintah baik melalui kebijakan moneter dan atau kebijakan fiskal
      4. Neraca perdagangan dan pembayaran
      Begitu juga permasalahan ini sangat bergantung kebijakan pemerintah baik moneter maupun fiskal

      Semoga berkenan dengan jawaban saya
      Salam

      Hapus
  6. Ekonomi makro menentukan variable-variable secara agregat seperti apakah variable-variable tersebut mohon bisa dijelaskan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ekonomi makro tidak menentukan variable secara agregat akan tetapi mempelajari variabel-variabel secara agregate atau menyeluruh.
      variabel-variabel tersebut diantaranya adalah seberapa banyak jumlah uang yang beredar di masyarakat, seberapa banyak jumlah lapangan kerja serta jumlah pengangguran, dan juga pertimbangan mengenai laju inflasi, kestabilan harga, perdagangan internasional dan sebagainya

      Hapus
  7. permasalahan apa saja yang terjadi pada ekonomi makro?bagaimana cara mengatasinya?trims..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beberapa masalah makro ekonomi yang sering dihadapi suatu negara diantaranya :
      1. Masalah pertumbuhan ekonomi
      Permasalahan ini dapat diminimalisir dengan meningkatkan jumlah barang dan jasa seiring meningkatnya jumlah investasi, bertambahnya jumlah dan kemampuan tenaga kerja
      2. Kestabilan kegiatan ekonomi
      Kestabilan kegiatan ekonomi bisa diatasi dengan jalan mengendalikan laju inflasi, tingkat pengangguran, dll
      3. Tingkat pengangguran dan inflasi
      Hal ini dapat diatasi dengan beberapa kebijakan pemerintah baik melalui kebijakan moneter dan atau kebijakan fiskal
      4. Neraca perdagangan dan pembayaran
      Begitu juga permasalahan ini sangat bergantung kebijakan pemerintah baik moneter maupun fiskal

      Semoga berkenan dengan jawaban saya
      Salam

      Hapus
  8. berikan contoh tindakan pemerintah untuk mencegah terjadinya inflasi..? trim.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam kegiatan ekonomi dikenal 2 macam inflasi, yaitu :
      1. Inflasi yang dibolehkan yaitu inflasi yang dibiarkan berlangsung secara terus-menerus karena pemerintah mengizinkan penambahan suplai uang
      2. Inflasi yang tidak dibolehkan yaitu inflasi yang tidak disertai dengan penambahan suplai uang
      Beberapa kebijakan pemerintah terkait inflasi diantaranya melalui :
      1. Kebijakan moneter dengan cara mengurangi jumlah uang yang beredar melalui pengendalian jumlah kredit yang diberikan oleh bank umum kepada masyarakat
      2. Kebijakan fiskal seperti menggunakan anggaran negara sesuai dengan perencanaan, meningkatkan tarif pajak, maupun dengan jalan meningkatkan pinjaman pemerintah.

      Hapus
  9. analisis apa yang di lakukan Ekonomi makro terhadap seluruh keadaan dari kegiatan perekonomian?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam ekonomi makro beberapa analisis yang dilakukan diantaranya berapa jumlah uang yang beredar di masyarakat, seberapa banyak jumlah lapangan kerja dan jumlah pengangguran, berapa total pendapatan nasional, kestabilan harga serta perdagangan nasional.
      Hal-hal tersebutlah yang perlu dilakukan analisa untuk menentukan setiap tindakan yang akan diambil oleh pemerintah

      Hapus
  10. Berikan contoh subjek ekonomi bertindak ekonomis rasional pada ekonomi mikro! tolong dijelaskan

    BalasHapus
    Balasan
    1. ekonomis rasional artinya setiap subjek ekonomi akan selalu mencari keuntungan yang maksimum. Untung rugi menjadi pertimbangan yang utama

      Hapus
    2. Apakah hutang Negara yang semakin besar dapat berdampak terhadap ekonomi makro? mohon penjelasan?

      Hapus
    3. Tentunya hutang negara berpengaruh terhadap perekonomian secara makro, seperti yang tertulis pada artikel saya bahwa salah satu hal yang dianalisa dalam ekonomi makro adalah keseimbangan pada neraca perdagangan dan pembayaran.
      Untuk mengendalikannya bisa dengan kebijakan pemerintah terkait moneter maupun fiskal

      Hapus
  11. terima kasih infonya, salam kenal dari saya :)

    BalasHapus